Pariwisata Alternatif melestarikan
sumber daya dan meningkatkan kualitas ekonomi
Pariwisata alternatif merupakan suatu bentuk kegiatan kepariwisataan
yang tidak merusak lingkungan, berpihak pada ekologis dan menghindari
dampak negatif dari pembangunan pariwisata berskala besar yang dijalankan pada
suatu area yang tidak terlalu cepat pembangunannya. (Koslowskidan Travis:
1985).
Merujuk
dari pengertian
menurut ahli tersebut, maka pariwisata
alternatif adalah pariwisata yang muncul guna meminimalisir dampak negatif dari
perkembangan pariwisata masal yang terjadi hingga saat ini. Dampak negatif dari
pariwisata masal atau pariwisata berskala besar adalah ancaman terhadap kelestarian
budaya dimana budaya lebih dikomersialisasikan dibandingkan dijaga keaslian dan
kelestariannya. Selain itu dampak negatif yang dapat berbahaya adalah
perusakan sumber daya alam dimana sumber daya alam habis dieksploitasi
besar-besaran.Selain itu pariwisata alternatif adalah kegiatan kepariwisataan
yang memiliki gagasan yang mengandung arti sebagai suatu pembangunan yang
berskala kecil atau juga sebagai suatu kegiatan kepariwisataan yang disuguhkan
kepada wisatawan, dimana segala aktivitasnya turut melibatkan masyarakat.
(Saglio: 1979 dan Gonsalves: 1984).Jadi, bisa disimpulkan pembangunan
pariwisata yang baik dan mendukung kelestarian sumber daya baik alam, budaya
dan manusia adalah pariwisata alternatif.
INDONESIA

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan
panjang garis
pantai lebih dari 81.000 km serta lebih dari 17.508 pulau dan
luas laut sekitar 3,1 juta km2 sehingga wilayah pesisir dan lautan Indonesia
dikenal sebagai negara dengan kekayaan dan keanekaragaman hayati (biodiversity)
laut terbesar di dunia dengan memiliki ekosistem pesisir seperti mangrove,
terumbu karang (coral reefs) dan padang lamun (sea grass beds)
(Dahuri et al. 1996). Untuk ekosistem terumbu karang World Resource
Institute (WRI) (2002) mengestimasi bahwa luas terumbu karang di Indonesia
adalah sekitar 51.000 km2. Angka ini belum mencakup terumbu karang di wilayah
terpencil yang belum dipetakan atau yang berada di perairan agak dalam (inland
waters). Jika estimasi ini akurat maka 51% terumbu karang di Asia Tenggara
atau 18% terumbu karang di dunia berada di perairan Indonesia.
PETA YOGYAKARTA

TENTANG
YOGYAKARTA
Sejarah
asal mula nama Yogyakarta atau Ngayogyakarta (bahasa Jawa) Menurut Babad Gianti
adalah nama yang diberikan Paku Buwono II (raja Mataram tahun 1719-1727)
sebagai pengganti nama pesanggrahan Gartitawati. Yogyakarta berarti Yogya yang
kerta, Yogya yang makmur, sedangkan Ngayogyakarta Hadiningrat berarti Yogya
yang makmur dan yang paling utama. Sumber lain mengatakan, nama Yogyakarta
diambil dari nama (ibu) kota Sanskrit Ayodhya dalam epos Ramayana. Dalam
penggunaannya sehari-hari, Yogyakarta lazim diucapkan Jogja(karta) atau
Ngayogyakarta (bahasa Jawa).
Sebutan kota perjuangan untuk kota ini dikarenakan peran Yogyakarta
dalam perjuangan bangsa Indonesia pada jaman kolonial Belanda dan jaman
penjajahan Jepang. Yogyakarta pernah menjadi pusat kerajaan, baik Kerajaan
Mataram (Islam), Kesultanan Yogyakarta maupun Kadipaten Pakualam. Serta pernah
pula menjadi Ibukota Negara Republik Indonesia.
Sebutan kota kebudayaan untuk kota ini berkaitan erat dengan
peninggalan-peninggalan budaya bernilai tinggi pada masa kerajaan-kerajaan yang
sampai sekarang masih tetap lestari. Sebutan ini juga berkaitan dengan
banyaknya pusat-pusat seni dan budaya. Sebutan kata Mataram yang banyak
digunakan sekarang ini, tidak lain adalah sebuah kebanggaan atas kejayaan Kerajaan
Mataram.
Sebutan
Yogyakarta sebagai kota pariwisata menggambarkan potensinya dalam kacamata
kepariwisataan. Yogyakarta adalah daerah tujuan wisata terbesar kedua setelah
Bali. Berbagai jenis obyek wisata dikembangkan di wilayah ini, seperti wisata
alam, wisata sejarah, wisata budaya, wisata pendidikan, bahkan, yang terbaru,
wisata malam.
Dasar filosofi pembangunan daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
adalah Hamemayu Hayuning Bawana, sebagai cita-cita luhur untuk menyempurnakan
tata nilai kehidupan masyarakat Yogyakarta berdasarkan nilai budaya daerah yang
perlu dilestarikan dan dikembangkan. Secara filosofis, budaya Jawa khususnya
Budaya DIY dapat digunakan sebagai sarana untuk Hamemayu Hayuning Bawana. Ini
berarti bahwa Budaya tersebut bertujuan untuk mewujudkan masyarakat ayom ayem
tata, titi, tentrem karta raharja. Dengan kata lain, budaya tersebut akan
bermuara pada kehidupan masyarakat yang penuh dengan kedamaian, baik ke dalam
maupun ke luar.
Yogyakarta menjadi seperti saat ini, karena latar belakang yang dimilikinya.
Berbagai peristiwa yang dialami kota ini melahirkan budaya jawa serta
menumbuhkan nilai-nilai etika orang jawa yang terkenal akan kesopanan dan
keramahannya. Budaya kerajaan yang telah lampau masih melekat erat pada kota
Yogyakarta, hal ini ditunjukkan pada sistem pemerintahan kesultanan yang masih
dapat dipertahankan. Sehingga berpengaruh pada kehidupan masyarakat di
Yogyakarta.
Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan Yogyakarta yang penuh akan
Budaya Jawa. Itu dikarenakan Kota ini termasuk salah satu Daerah Istimewa yang
ada di Indonesia. Keraton merupakan simbol dari keistimewaan Kota ini. Bahkan
pada masa Presiden Soekarno, Kota ini dijadikan Ibu Kota Negara Republik
Indonesia dan kemudian di pindah ke Jakarta hingga sekarang.
Di Kota ini pula tersedia berbagai makanan khas ala Jawa, yang memang
terkenal dengan kelezatan dan kealamian bumbu-bumbunya. Kenikmatan makanannya
akan memanjakan lidah anda. Anda seakan melayang merasakan nikmatnya masakan
yang khas tersebut.
Salah satu yang sudah terkenal adalah Gudeg Jogja, yang memang sudah menjadi masakan keistimewaan Kota Yogyakarta sejak dulu. Dari yang sederhana yang dijual di Kucingan hingga yang mewah yang dijual di Restoran, semua ada.
Setelah anda puas menikmati makanan khas kota Yogyakarta, anda bisa langsung berwisata ke tempat-tempat yang indah di Kota ini dan sekitarnya untuk menghilangkan kepenatan dan stress anda selama beraktivitas.
Di Kota ini pula tersedia berbagai makanan khas ala Jawa, yang memang
terkenal dengan kelezatan dan kealamian bumbu-bumbunya. Kenikmatan makanannya
akan memanjakan lidah anda. Anda seakan melayang merasakan nikmatnya masakan
yang khas tersebut.Salah satu yang sudah terkenal adalah Gudeg Jogja, yang memang sudah menjadi masakan keistimewaan Kota Yogyakarta sejak dulu. Dari yang sederhana yang dijual di Kucingan hingga yang mewah yang dijual di Restoran, semua ada.
Setelah anda puas menikmati makanan khas kota Yogyakarta, anda bisa langsung berwisata ke tempat-tempat yang indah di Kota ini dan sekitarnya untuk menghilangkan kepenatan dan stress anda selama beraktivitas.
DIY terletak di
bagian tengah-selatan Pulau Jawa,
secara geografis terletak pada 7o3’-8o12’ Lintang Selatan dan 110o00’-110o50’
Bujur Timur. Berdasarkan bentang alam, wilayah DIY dapat dikelompokkan menjadi
empat satuan fisiografi, yaitu satuan fisiografi Gunungapi Merapi, satuan
fisiografi Pegunungan
Selatan atau Pegunungan
Seribu, satuan fisiografi Pegunungan Kulon Progo, dan satuan fisiografi Dataran Rendah.
Satuan fisiografi Gunungapi Merapi, yang
terbentang mulai dari kerucut gunung api hingga dataran fluvial gunung
api termasuk juga bentang lahan vulkanik, meliputi Sleman, Kota Yogyakarta dan sebagian Bantul. Daerah kerucut dan lereng gunung
api merupakan daerah hutan lindung sebagai kawasan resapan air daerah bawahan.
Satuan bentang alam ini terletak di Sleman bagian utara. Gunung Merapi yang merupakan gunungapi
aktif dengan karakteristik khusus, mempunyai daya tarik sebagai objek
penelitian, pendidikan, dan pariwisata.
Kependudukan dan tenaga kerja
Laju pertumbuhan penduduk di DIY antara 2003-2007
sebanyak 135.915 jiwa atau kenaikan rata-rata pertahun sebesar 1,1%. Umur
Harapan Hidup (UHH) penduduk di DIY menunjukkan kecenderungan yang meningkat
dari 72,4 tahun pada tahun 2002 menjadi 72,9 tahun pada tahun 2005. Ditinjau
dari sisi distribusi penduduk menurut usia, terlihat kecenderungan yang semakin
meningkat pada penduduk usia di atas 60 tahun.
Proporsi
distribusi peduduk berdasarkan usia produktif memiliki akibat pada sektor
tenaga kerja. Angkatan kerja di DIY pada 2010 sebesar 71,41%ILPPD Pemprov
Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2010. Di sektor ekonomi yang menyerap tenaga
kerja paling besar adalah sektor pertanian kemudian disusul sektor jasa-jasa
lainnya. Sektor yang potensial dikembangkan yaitu sektor pariwisata, sektor
perdagangan dan industri terutama industri kecil menengah serta kerajinan. Pengangguran di DIY menjadi problematika
sosial yang cukup serius karena karakter pengangguran DIY menyangkut sebagian
tenaga-tenaga profesional dengan tingkat pendidikan tinggi.
Budaya dan pertunjukan
Bekakak
Menyaksikan
upacara adat satu daerah, memberikan eksperimen rasa yang berbeda. Tak
terkecuali saat melihat secara langsung upacara adat bekakak yang sampai saat
ini masih terpelihara dengan baik oleh masyarakat Ambarketawang, Gamping,
Sleman, Yogyakarta. Dilaksanakan pada Jumat, minggu ketiga bulan sapar
(kalender Jawa).
Puncak
upacara ini adalah kirab dengan melibatkan barisan prajurit dengan kostum
kebesaran kraton Yogyakarta diiringin musik drum band menjadi tontonan yang
sangat menarik. Iring-iringan para prajurit membawa senapan, tombak dan
berbagai senjata lainnya. Kirab mengantarkan iringan bekakak (boneka pengantin)
serta sesaji hingga gunungan yang berisi hasil pertanian masyarakat setempat.
Gunungan inilah yang akhirnya diperebutkan oleh masyarakat dan dipercaya
memiliki banyak khasiat. Menariknya prosesi kirab bekakak ini, tidak
heran jika upacara adat ini menjadi salah satu potensi wisata unggulan di
kabupaten Sleman, Yogyakarta.Ritual ini digelar sebagai bentuk permohonan
keselamatan dengan sesaji berupa bekakak dan berbagai hasil bumi. Penyembelihan
bekakak dipercaya akan menghindarkan masyarakat dari berbagai gangguan.
Pembuatan bekakak pun melalui proses yang tidak mudah. Dua hari hari sebelum
kirab bekakak, para pria dari masyarakat setempat membuat boneka bekakak dengan
iringan gejog lesung atau kothekan yang mendendangkan berbagai tembang untuk
pernikahan layaknya kebo giro. Ada dua pasang boneka pengantin yang dibuat yang
sepadang dihias bergaya Solo sementara pasangan lainnya dihias bergaya
Yogyakarta.
Malam sebelum kirab bekakak digelar, masyarakat setempat biasanya
menggelar pertunjukkan wayang orang atau kethoprak. Keesokan harinya, pengantin
bekakak akan diarak menuju Gunung Gamping dan Gunung Keling.
DIY
mempunyai beragam potensi budaya, baik budaya yang ''tangible'' (fisik) maupun
yang ''intangible'' (non fisik). Potensi budaya yang tangible antara lain
kawasan cagar budaya dan benda cagar budaya sedangkan potensi budaya yang
''intangible'' seperti gagasan, sistem nilai atau norma, karya seni, sistem
sosial atau perilaku sosial yang ada dalam masyarakat.
DIY memiliki tidak
kurang dari 515 Bangunan Cagar Budaya yang tersebar di 13 Kawasan Cagar Budaya.
Keberadaan aset-aset budaya peninggalan peradaban tinggi masa lampau tersebut,
dengan Kraton sebagai institusi warisan adiluhung yang masih terlestari
keberadaannya, merupakan embrio dan memberi spirit bagi tumbuhnya dinamika
masyarakat dalam berkehidupan kebudayaan terutama dalam berseni budaya dan
beradat tradisi. Selain itu, Provinsi DIY juga mempunyai 30 museum, yang dua di
antaranya yaitu Museum Ullen Sentalu dan Museum Sonobudoyo diproyeksikan
menjadi museum internasional.
Kekhasan masyarakat Yogyakarta salah satunya dapat
dilihat dari jenis pakaian tradisional yang sampai saat ini masih dapat ditemui
dalam kehidupan keseharian maupun dalam acara-acara tertentu. Di dalam
pendataan pakaian tradisonal yang akan dimasukkan dalam SIB dibatasi pada jenis
pakaian khas yang secara umum diakui sebagai warisan budaya Yogyakarta.
Penggunaan
jenis-jenis pakaian tradisional khas Yogyakarta pada umumnya sangat terkait
dengan keberadaan sanggar rias yang memberikan pelayanan dalam hal merias atau
menata busana pada acara- acara tertentu. Dengan demikian, keberadaan sanggar
rias dapat mendukung kelestarian dan keberadaan pakaian tradisional Jawa
umumnya dan Yogyakarta khususnya.

Sendratari Ramayana atau Ramayana Ballet adalah
pertunjukan seni tari tanpa dialog yang menceritakan tentang cerita Ramayana
karya Walmiki yang di ambil dari cerita legenda yang ditulis dalam bahasa
Sanskerta. Cerita Ramayana juga di ambil berdasarkan cerita relief candi
prambanan. Sendratari Ramayana di selenggarakan di komplek candi prambanan kala
malam hari. Hari Selasa, Kamis dan Sabtu mulai jam 19.30 - 21.30 wib.
Dalam sendratari
ramayana tidak ada dialog sama sekali, Sinden yang akan menggambarkan jalan
cerita para penari. Para penari dengan cantik , luwes dan penuh penjiwaan akan
mengajak kita larut akan jalan cerita yang di kemas apik dan kolosal, tata rias
para penari membuat kita bisa membedakan tokoh dan karakter pemain, penataan
cahaya menambah atmosfer sakral di pertunjukan tersebut.
Jadwal
pementasan sendratari ramayana prambanan di bagi dua pertunjukan :
- Bulan November - April di adakan di dalam gedung pertunjukan trimurti
- Bulan Mei - Oktober diadakan di panggung terbuka (open teater)
Cerita
sendratari ramayana yang di ambil dari relief candi prambanan yang terukir pada
candi siwa dan candi brahma bercerita tentang Rama Wijaya Putra Mahkota
kerajaan Ayodya yang berhasil memenangkan sayembara untuk memperistri Dewi
shinta putri prabu janaka dari negeri mantili. Di lain pihak Prabu Rahwana Raja
Alengkadiraja sangat menginginkan memperistri dewi widowati, setelah melihat
shinta , rahwana menganggap shinta adalah titisan dewi widowati yang selama ini
di cari-carinya.
Wayang kulit adalah salah satu seni budaya Indonesia
yang sangat popular, terutama di wilayah Jawa. Wayang kulit sendiri dari daerah
yang satu dengan daerah yang lain memiliki ciri khas dan gaya tersendiri, mulai
dari bentuk,tatah dan sungging wayang, lakon,sabet,catur dan karawitan. Salah
satunya adalah wayang kulit gaya Yogyakarta. Untuk mengenal wayang kulit gaya
Yogyakarta, ada beberapa hal yang bisa kita cermati, diantaranya adalah sebagai
berikut:- Wayang yang bergerak, ditandai dengan tampilan posisi kaki yang melangkah lebar
- Tampilan bentuk tambun
- Tangannya sangat panjang hingga menyentuh kaki
- Tatahannya inten-intenan, terutama pada pecahan uncal kencana, sumping, turido, dan bagian busana lainnya.
- Sunggingannya menggunakan sungging tlacapan atau sungging sorotan, yaitu unsur sungging yang berbentuk segitiga terbalik yang lancip-lancip
- seperti bentuk tumpal pada motif kain batik.Bagian siten-siten atau lemahan yaitu bagian diantara kaki depan dan kaki belakang umumnya diwarna dengan warna merah.
Selain
itu wayang kulit gaya Yogyakarta juga bisa ditentukan dari jenis mata wayang, bentuk
hidung wayang, mulut, bentuk mahkota, dodot dan posisi kaki dan juga atribut
lainnya yang memiliki cirri dan bentuk yang khas yang berbeda dengan wayang
kulit gaya daerah lain.
Yogyakarta, Sekaten merupakan tradisi yang
sudah ada sejak Kerajaan Demak, kerajaan Islam pertama di tanah Jawa. Sebagai
kerajaan yang baru, Demak ingin memperlihatkan eksistensinya dalam penyebaran
agama Islam yang belum begitu berkembang di Jawa, maka Walisongo yang
sebagai penasehat spiritual kerajaan menciptakan tradisi perayaan Sekaten.Perayaan
Sekaten adalah perayaan menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. Untuk
menarik perhatian masyarakat, gamelan digunakan sebagai medianya.
Dahulu, gamelan hanya ditabuh (dimainkan) pada acara-acara
tertentu. Misalnya jumenengan ndalem (ulang tahun raja), kenaikan tahta,
penyambutan tamu, kelahiran putra-putri raja dan acara sakral lainnya. Ketika gamelan
ditabuh dan masyarakat berdatangan maka saat itulah Walisongo melakukan
syiar.
Setiap saat, kapan jalan-jalan di Malioboro, apalagi pada saat liburan
sekolah, atau juga week end, seringkali menemukan para pengamen berlagu di tepi
jalan. Menariknya, para pengamen ini tidak mengelilingi dari warung ke warung,
melainkan memainkan musik disatu tempat yang sudah dipilih, dan mereka ‘begaya’
melalui musiknya.Cara mengamen seperti itu kretatif dan tidak terlalu mengganggu
orang. Disepanjang Malioboro, setidaknya dari depan hotel Garuda ke selatan ada
beberapa pengamen sejenis, yang tentu saja alat musiknya berbeda. Ada yang
memainkan angklung, namun ada pula yang berkreasi dengan alat musik yang
dibuatnya sendiri, misalnya alat musik dari tong plastik dan lainnya.Di tempat
yang sudah dipilih, biasanya mengambil jalur lambat. Para pengamen mengalunkan
lagu dan orang yang lewat sembari mendengar lagunya yang dinyanyikan, terkadang
memberikan uang yang dimasukan pada kotak yang sudah disediakan di depan para
pengamen. Seringkali mendapat sambutan dari pengamennya: ‘Terimakasih…’Padatnya
pengunjung Malioboro sekaligus dimeriahkan oleh suara musik dari para pengamen.
Deru kendaraan yang melintasi jalan Malioboro, seolah seperti sedang bersaing
dengan musik para pengamen. Dan para pengamen merasa tidak terganggu dengan
suara kendaraan, mereka terus bermusik dan kelihatan wajahnya gembira. Ada
mobil dengan plat motor luar kota memperlambat kendaraannya dan kacanya dibuka,
dari balik jendela mobil mengambil gambar dengan kamera digital. Sambil terus
bernyanyi, pengamen seolah tidak mempedulikan kalau dirinya sudah berulangkali
dipotret, bukan hanya oleh orang yang berada di mobil, oleh siapa saja yang
lewat dan membawa kamera tak melewatkan moment, yang baginya menarik untuk
dipotret.


Pelayanan angkutan
kereta api pemberangkatan dan kedatangan berpusat di Stasiun Kereta Api Tugu untuk kelas eksekutif dan bisnis, sedangkan Stasiun Lempuyangan untuk melayani angkutan penumpang kelas ekonomi dan
barang. Saat ini untuk meningkatkan layanan jalur Timur-Barat sudah dibangun
jalur ganda (double track) dari Stasiun Solo Balapan sampai Stasiun Kutoarjo.
Berkaitan dengan keselamatan lalulintas, permasalahan yang berkaitan dengan
layanan angkutan kereta api antara lain masih banyak perlintasan yang tidak
dijaga. Selain kerata api, Pemprov DIY mengembangkan layanan Bus Trans Jogja
yang menjadi prototipe layanan angkutan massal di masa mendatang.
Untuk angkutan sungai, danau dan penyeberangan,
Waduk Sermo yang terletak di Kabupaten Kulon Progo yang memiliki luas areal 1,57 km² dan mempunyai
keliling ± 20 km menyebabkan terpisahnya hubungan lintas darat antara desa di
sisi waduk dengan desa lain di seberangnya. Di sektor transportasi laut di
Provinsi DIY terdapat Tempat Pendaratan Kapal (TPK) yang berfungsi sebagai
pendaratan kapal pendaratan pencari ikan dan tempat wisata pantai. Terdapat 19
titik TPK yang dilayani oleh ± 450 kapal nelayan.
Di sektor transportasi udara, Bandara Adisutjipto yang telah menjadi bandara internasional sejak 2004
menjadi pintu masuk transportasi udara bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, baik
domestik maupun internasional. Keterbatasan fasilitas sisi udara dan darat yang
berada di Bandara Adisutjipto menyebabkan fungsi Bandara Adisutjipto sebagai
gerbang wilayah selatan Pulau Jawa tidak dapat optimal. Status bandara yang
“enclave civil” menyebabkan landas pacu yang ada dimanfaatkan untuk dua
kepentingan yakni penerbangan sipil dan latihan terbang militer.
I Gede Ardika
Nama Lengkap : I Gede Ardika
Alias : Gede Ardika | Ardika
Agama : Hindu
Tempat Lahir : Singaraja, Bali.
Tanggal Lahir : Kamis, 15 Februari 1945
Zodiac : Aquarius
Hobby : Melukis | Mengukir
Warga Negara : Indonesia
Drs.
I Gede Ardika lahir di Singaraja, Bali dari pasangan I Made Arka dan Ni Made
Sandat. Menyelesaikan pendidikan formal di tingkat dasar hingga atas di kota
kelahirannya sendiri, Ardika menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi
Bandung. Namun akibat kurangnya dana, darah seni yang mengalir deras di
tubuhnya terpaksa mengalah dengan kondisi ekonomi dan Ardika terpaksa berhenti
kuliah. Untungnya, kekurangan ini tidak lantas membuat pria Bali ini menyerah
pada nasib, sebaliknya ia memilih garis nasib baru dengan berpindah sekolah
pada Akademi Perhotelan Bandung.
Bermodal
keseriusan dan ketekunan dalam belajar, Ardika berhasil menyelesaikan kuliah
pada 1967 dengan predikat sangat memuaskan sekaligus menarik pihak akademi
untuk mengangkatnya sebagai asisten dosen. Selama masa asistensi ini, pria
kelahiran 1945 ini banyak memanfaatkan waktu luang untuk mempelajari Bahasa
Inggris dan Perancis.
Merasa
cukup bekal untuk melanjutkan impian seninya, Ardika mendaftar untuk kedua
kalinya di Fakultas Seni Rupa ITB. Akan tetapi belum juga niatan tersebut
kesampaian, impian untuk mengenyam pendidikan di universitas idaman kembali
urung dilakoni.
Surin Pitswan
Surin adalah seorang peneliti untuk Program Studi Hak
Asasi Manusia. Ia belajar di Universitas Thammasat, Thailand. Ia lulus cum
laude dari Claremont McKenna College, California, dalam ilmu politik pada tahun
1972. Dari 1977 hingga 1980, ia adalah rekan dari The Rockefeller Fellowship
Program, The Rockefeller Foundation, Harvard University dan American
University, Kairo. Surin Pitsuwan memperoleh gelar Master of Arts dari Harvard
University dan melakukan penelitian di Universitas Amerika di Kairo sebagai
sarjana dari Institut Dewan Tinggi Urusan Islam Mesir dari tahun 1975 hingga
1977 sebelum kembali ke Harvard, di mana ia menerima gelar Ph.D. pada tahun
1982.Harland Sanders
Lebih dari satu miliar ayam goreng hasil resep
Kolonel dinikmati setiap tahunnya. Dan itu tidak hanya di Amerika Utara. Bahkan
tersedia hampir di 80 negara di seluruh dunia. itulah hasil perjuangan dari Kolonel Harland Sanders
Pendiri KFC (Kentucky Fried Chicken). Harland Sanderslahir
pada tanggal 9 September 1890. Ayahnya meninggal saat dia masih berusia enam
tahun. Ibunya pun terpaksa memikul tanggung jawab lebih awal. Kondisi yang ada
mengharuskan Harland Sanders menjaga kedua adik kandungnya dan belajar memasak
lebih awal. Belum menginjak tujuh tahun, Harland Sanders telah menjadi koki
handal. Dia bekerja di sawah saat baru berusia sepuluh tahun dengan upah dua
dolar setiap bulan. Dia juga pernah bergabung menjadi tim pemadam kebakaran
kereta api. Pada masa – masa itu juga, Harland Sanders belajar hukum melalui
koresponden.
Pada saat bekerja
sebagai kuli dengan hanya mendapat upah tidak lebih dari enam belas sen,
Harland Sanders terus menggali kemampuannya hingga akhirnya dia memperoleh
ijazah di bidang hukum. Meskipun dia sudah sering menangani kasus di beberapa
pengadilan di Little Arkansas, namun dia merasa penghasilannya sangat jauh dari
standar. Oleh karena itu, bagi Harland Sanders ijazah yang telah diperolehnya
tidak ada gunanya.
Harland Sanders meninggalkan
profesi pengacara dan membuka sebuah stand untuk servis mobil pada tahun 1929
di Corbin, Kentucky. Suatu hari, seorang penjual asongan berkata bahwa di kota
ini tidak ada rumah makan yang bagus, sehingga siapa pun bisa makan di dalamnya
dengan nyaman. Harland Sanders mengiyakan pendapat itu. Dalam benaknya
bergejolak keinginan untuk mendirikan sebuah rumah makan. Tidak satu pun orang
yang tahu kalau komentar pedagang asongan tersebut akan menjadi satu titik yang
menjalar hingga menjadi sebuah rumah makan yang tersebar di mana – mana. Rumah
makan tersebut melahirkan sebuah gebrakan dalam menyajikan menu makanan
tercepat. Dia berkata “Sungguh, sepintas saya pernah berpikir bahwa sesuatu
yang paling mengesankan yang pernah saya lakukan di masa silam adalah memasak.

JOGJA EXPO
CENTER

Jogja
Expo Center(JEC), merupakansalah
satubangunanhektarterpaduyang dibangunoleh pemerintahYogyakarta, dilengkapidengan infra strukturmodern untukmemfasilitasikegiatan
MICEdalam satuatap. Luas totalJECmeliputi14Hamencakup
beberapabangunanuntuk mendukungkegiatan MICEHoteltersebut, Shopping Mall, RestoranInternasionaldan
gudanguntuk mendukungmisiJECsebagai pusatperdagangan internasionaldan layanan
bisnisberikutnya.
KompleksJECini dekat dengan bandara(15 menit) dan dapat dicapaidengan mudah darisemuawilayah kota. Sejakpembukaan resmioleh PresidenIndonesia, MegawatiSoekarnoputri, tempattersebut telahdigunakan untuk acaranasionaldan internasional. Berdasarkan data statistik, peristiwa-peristiwaproduktifmemperolehpengunjungharian 5000hingga 10000orang. Para pengunjungtidak hanyadari Jogjatetapi juga dariprovinsi lain diIndonesia danbahkandari luar negeri. JogjaExpo Centerdisiapkandenganarea parkiryang besartermasuklandasan helikopterdan40kakikontainer-ruang untuk totaldua puluhtruk.
KompleksJECini dekat dengan bandara(15 menit) dan dapat dicapaidengan mudah darisemuawilayah kota. Sejakpembukaan resmioleh PresidenIndonesia, MegawatiSoekarnoputri, tempattersebut telahdigunakan untuk acaranasionaldan internasional. Berdasarkan data statistik, peristiwa-peristiwaproduktifmemperolehpengunjungharian 5000hingga 10000orang. Para pengunjungtidak hanyadari Jogjatetapi juga dariprovinsi lain diIndonesia danbahkandari luar negeri. JogjaExpo Centerdisiapkandenganarea parkiryang besartermasuklandasan helikopterdan40kakikontainer-ruang untuk totaldua puluhtruk.







The Royal Ambarrukmo Hotel merupakan salah satu
landmark benar-benar bersejarah Yogyakarta, dan kunjungan di sini menjanjikan
untuk menjadi pengalaman unik.Dengan akarnya peregangan kembali ke abad ke-19,
hotel ini merupakan bagian integral dari dipulihkan Ambarrukmo Royal Palace
Residence.
Sejarah Royal Palace Residenc Dibangun antara 1857 dan 1859 oleh Raja Hamengkubuwono VI dan dinamakan sebagai Pesanggrahan Arjapurna. Itu berfungsi sebagai tempat pertemuan dengan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, serta resor untuk keluarga kerajaan.Pada 1895-1897, istana ini direnovasi oleh Raja Hamengkubuwono VII dan difungsikan sebagai tempat pertemuan dengan Raja-raja dari istana Surakarta. Kemudian istana menjadi rumah keluarga untuk Raja Hamengkubuwono VII. Hari ini, istana terdaftar sebagai Situs Warisan Nasional, yang akan segera direvitalisasi sebagai museum yang menampilkan koleksi seni yang luas.Sejarah Hotel Hotel itu sendiri dibangun pada 1960, setelah Indonesia menerima dana pampasan perang dari pemerintah Jepang. Atas inisiatif pertama Presiden Soekarno dan Raja Hamengkubuwono IX, hotel dibuka pada tahun 1966 dan menjadi hotel mewah pertama di wilayah selama periode itu.
Sejarah Royal Palace Residenc Dibangun antara 1857 dan 1859 oleh Raja Hamengkubuwono VI dan dinamakan sebagai Pesanggrahan Arjapurna. Itu berfungsi sebagai tempat pertemuan dengan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, serta resor untuk keluarga kerajaan.Pada 1895-1897, istana ini direnovasi oleh Raja Hamengkubuwono VII dan difungsikan sebagai tempat pertemuan dengan Raja-raja dari istana Surakarta. Kemudian istana menjadi rumah keluarga untuk Raja Hamengkubuwono VII. Hari ini, istana terdaftar sebagai Situs Warisan Nasional, yang akan segera direvitalisasi sebagai museum yang menampilkan koleksi seni yang luas.Sejarah Hotel Hotel itu sendiri dibangun pada 1960, setelah Indonesia menerima dana pampasan perang dari pemerintah Jepang. Atas inisiatif pertama Presiden Soekarno dan Raja Hamengkubuwono IX, hotel dibuka pada tahun 1966 dan menjadi hotel mewah pertama di wilayah selama periode itu.
Kamar


Kamar-kamaryang
baru saja direnovasiini adalahakomodasi tamumenengahkami denganlebih banyak
ruang daripadaDeluxekamiyang menawarkanruang yang cukup untukyang paling
dalamrelaksasi dan kenyamanandenganfasilitaspremium kami.
Suiteyang baru saja direnovasidirancang untuk menangkapesensi
daribangunan bersejarahunik kami. Menawarkantamukeseimbangan
sempurnamodern, gaya
dankenyamananmengangguknostalgiadengan desainasli darisejarah hotel. Fitur khusus lainnyatermasukfasilitaseksklusifdan layananbutler.
Presidential suitedinamaiRajaHamengkubuwonoVIImemiliki kamar
tidurbesardengan duduk daerah, kamar mandi yang luas,
ruang makan, danruang tamu.
Swimming Pool
Dikolam renangindah
direnovasikami denganjogging trackdan gazebo, para tamu dapat bersantaisetelah berjalan-jalandi daerah,
belanja, pertemuansibuksejarah ataubersiap-siapuntuk pestadi
malam hari.
Kami
berusahauntuk membawatamu kamilebih dekat keotentiktujuanYogyakarta, kamiakan
selalumenarik perhatian Anda untukmenjelajah takturisrutedanmenikmati lebih
daripermata lokal. Hotel
iniidealnyaterletak untuk menjelajahiYogyakartadengan berjalan kaki, dengandikembalikanAmbarrukmoRoyal Palaceresidencehanya di depan pintu,
dan jugaberjalan kaki kebelanja, santapan,dangaleri.

Restorant
Pengunjungakan
dapatmenonton kokibekerjadidapurterbukaacarayang akan menggabungkanbahan-bahan
lokaltradisional denganteknik memasakinternasional, dengan menuyang mencerminkanmodernmenjembatanibudayakuliner.
Restoran di Royal Ambarrukmo juga menyediakan makan khas nusantara.

Nusa Indah Travel
Untuk
menangani perjalanan yang akan dilaksanakan oleh para peserta konvensi maka
kami dari pihak menyelenggara menunjuk nusa Indah Travel untuk mengurusi semua
kebutuhan perjalanan nantinya. Nusa Indah Travel adalah salah satu perusahan
yang bergerak dibidang jasa pelayanan tour and travel terkemuka di Yogyakarta.
Fasilitas-fasilitas armada Nusa
Indah Travel



Armada
kami menggunakan bus Mercedes Benz keluaran terbaru, sehingga memberikan
kemudahan dalam mencapai tujuan. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas
kenyamanan, sehingga membuat perjalanan wisata
Anda menjadi menyenangkan.Recleaning Seat : Seat 20, 46, 48, 50
Interior armada bus yang menawan
Terdapat Smoking Room dan Non-Smoking Room.
Mempunyai fasilitas Air Conditioner yang
akan menyejukkan di dalam perjalanan
Anda.
Untuk menambah kesenangan dalam perjalan Anda, terdapat juga fasilitas hiburan seperti: Musik, TV 21 inch, DVD dan Karaoke.
Untuk menambah kesenangan dalam perjalan Anda, terdapat juga fasilitas hiburan seperti: Musik, TV 21 inch, DVD dan Karaoke.
Taman sari

Tamansari merupakan pesanggrahan Sultan Jogja beserta
keluarganya yang berfungsi sebagai tempat beristirahat dan bersemedi. Tamansari
terletak sekitar 0.5 km dari Kraton Jogja .
Tamansari ini dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono I yaitu sekitar abad 7
M. Tamansari terdiri dari kolam pemandian, kanal air, ruang-ruang khusus dan
juga lorong-lorong bawah tanah. Bangunan tamansari ini selain berfungsi sebagai
tempat peristirahatan, juga berfungsi sebagai tempat pertahanan dan
perlindungan bagi keluarga Sultan apabila ada serangan musuh.
Penduduk
disekitar komplek Tamansari ini banyak yang menjadi pengrajin batik dan lukisan
yang menjadikan Tamansari lebih menarik untuk dikunjungi.
Desa Wisata kasongan
Kasongan
merupakan daerah di sebelah selatan Kota Yogyakarta dan merupakan salah satu
tujuan wisata yang terkenal dengan gerabahnya. Tempat ini tepatnya terletak di
daerahpedukuhan Kajen, desa Bangunjiwo,
kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa
Yogyakarta. Desa Kasongan merupakan wilayah pemukiman para kundi, yang berarti
buyung atau gundi (orang yang membuat sejenis buyung, gendi, kuali dan lainnya
yang tergolong barang dapur juga barang hias).
kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa
Yogyakarta. Desa Kasongan merupakan wilayah pemukiman para kundi, yang berarti
buyung atau gundi (orang yang membuat sejenis buyung, gendi, kuali dan lainnya
yang tergolong barang dapur juga barang hias).
Hasil kerajinan dari gerabah yang diproduksi oleh
Masyarakat Desa Kasongan pada umumnya berupa guci dengan berbagai motif (burung
merak, naga, bunga mawar dan banyak lainnya), pot berbagai ukuran (dari yang
kecil hingga seukuran bahu orang dewasa), souvenir, pigura, hiasan dinding,
perabotan seperti meja dan kursi, dll. Namun kemudian produknya berkembang
bervariasi meliputi bunga tiruan dari daun pisang, perabotan dari bambu,
topeng-topengan dan masih banyak yang lainnya. Hasil kerajinan tersebut
berkualitas bagus dan telah diekspor ke mancanegara seperti Eropa dan Amerika.
Berkunjung
ke desa Kasongan, wisatawan akan disambut dengan ramah oleh penduduk setempat.
Sekedar melihat-lihat ruang pajang atau ruang pamer yang dipenuhi berbagai
hasil kerajinan keramik. Dan jika tertarik melihat pembuatan keramik, wisatawan
dapat mengunjungi beberapa galeri keramik yang memproduksi langsung kerajinan
khas itu di tempat. Mulai dari penggilingan, pembentukan bahan menggunakan
perbot, penjemuran produk yang biasanya memakan waktu 2-4 hari. Produk yang
telah dijemur itu kemudian dibakar, sebelum akhirnya di-finishing menggunakan
cat tembok atau cat genteng.

Candi Prambanan
Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang adalah kompleks candiHindu terbesar di Indonesia yang
dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga
dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna 'Rumah Siwa'), dan memang di garbagriha
(ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang
menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.
Candi ini terletak
di desa Prambanan, pulau Jawa, kurang lebih 20 kilometer timur Yogyakarta, 40
kilometer barat Surakarta dan
120 kilometer selatan Semarang,
persis di perbatasan antara provinsiJawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Rara Jonggrang terletak di desa Prambanan yang
wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten.Candi ini adalah termasuk Situs Warisan DuniaUNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah
satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi
dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa
sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah
kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil.Sebagai salah satu candi termegah
di Asia Tenggara, candi Prambanan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari
seluruh dunia.

Acara
Convensi ini akan dilaksanakan selama 3hari yang akan di gelar pada tanggal 20-22
Juni 2013 dan akan diikuti secara aktif oleh seluruh peserta yang hadir.
Target
dan Sasaran peserta
Target
:
1000 orang termasuk spouse
Sasaran
: kegiatan ini diperuntukan
dalam sekala internasional
Pembicara
1. I
Gede ardika
2.
Surin Pitswan
3.
Harland Sanders
pendaftaran
pendaftaran
peserta di mulai dari tanggal 1-4 juni 2013
pukul : 09.00 – 16.00 di Jogja Expo Center
NB
: Untuk informasi lebih lanjut hubungi panitia pelaksana
CP
: 081344065590
e-mail
: edwin60dawa@gmail.com
Tata
Tertib Convention
1.
Seluruh peserta wajib mengikuti
kegiatan converence sampai selesai
2.
Peserta Converence dilarang
menerima / menggunakan telepon genggam selama converence berlangsung
3.
Seluruh peserta wajib
menggunakan kartu nama yang telah diberikan oleh panitia
4.
Seluruh peserta harus datang
tepat waktu
5.
Mengenakkan pakaian yang sopan
6.
Pada saat tour peserta
diwajibkan memakai seragam yang telah diberikan

Tempat : ARJUNA BALLROOM JOGJA EXPO CENTER
Hari 1 : 20 Juni 2013 ( Senin ) – OPENING CEREMONY
06.30 - 07.30 Registrasi
07.30 - 09.00 Makan
pagi
09.00 - 10.00 Pembukaan
Acara
Edwin dawa,SPar ( Ketua Kegiatan )
10.05
- 11.00 Jogja Hip Hop
11.00 – 11.30 Penutupan
Hari 1
Hari 2 : 21 Juni 2013 (
Selasa ) – CONFERENCE
08.00 – 08.30 Registrasi
08.30 – 08.45 Kata
sambutan
Sambutan Ketua Kegiatan ( Edwin
Dawa ,SPar)
08.45 – 09.15 Istirahat
disertai penampilan Wayang Kulit
09.15 – 12.00 Sesi
Pertama
I Gede ardika
12.00 – 13.00 Istirahat,
Makan Siang
13.00 – 15.30 Mulai
sesi kedua
Surin Pitswan
15.30- 16.00 Istirahat
16.00-17.30 Sesi
ketiga
Harland Sanders
17.30 –
18.00 Penutupan
Hari 3 : 22 Juni 2013 ( Rabu ) – TOUR
06.30 – 08.45 Dari
Hotel Royal Ambarrukmo menuju Taman Sari
08.45
– 10.30 Perjalanan menuju
Desa Wisata Kasongan
10.30
– 12.45 Perjalanan menuju
candi Prambanan
12.45
– 13.45 Makan
siang di candi Prambanan
13.50
– 14.00 kembali Hotel Royal
Ambarrukmo
14.00
– 17.30 istirahat
17.30
– 18.30 Persiapan
makan malam
18.30
– 20.30 Makan Malam di Hotel
Royal Ambarrukmo
20.30-
23.00 Penutupan
Convention di Hotel Royal Ambarrukmo
Susunan Panitia
Sekertaris :
Avika
Bendahara :
Soimah
Penangungjawab Acara : Raymon
Co. Lapangan :
Nurras
-Iyan kasela
- Didik nugroho
Kesekretariatan :
Rendy
-Teddy
Ticketing :
Rycky,SST Par
-
Resty triana
Humas :
Aspentri
-
Rama
-
Sukrye
-
Susilo
Seksi Acara :
Ahonk
-
Puput
-
Jojo
Seksi Dokumentasi : Mika tembayong
-
Bramantio
Seksi Publikasi : Sinta riska
-
Tegar
-
Larasati
Seksi Konsumsi :
Rina widiyawati
-
Ratnasari
-
Dwi putri sari
Seksi Keamanan :
Hengky
-
Mratinus
-
Noki tongo
Seksi Perlengkapan : Kasim
-
Susanto
-
Rahardjo
-
Kiki Rianda
-
Memed sofyan
Seksi Transportasi : Hendro
-
Intan
-
Devia
-
Uud permata
Bagan
Organisasi
|
|
|
|
||||||
Rencana
Anggaran Biaya
|
No
|
ITEM
|
BIAYA
|
KET
|
|
1
|
Sekertariat
|
Rp 20.000.000,00
|
|
|
2
|
Akomodasi
|
Rp 1.200.000.000,00
|
|
|
3
|
Sound
|
Rp 60.000.000,00
|
|
|
4
|
Konsumsi
|
Rp 950.000.000,00
|
|
|
5
|
Pembicara
|
Rp 90.000.000,00
|
|
|
6
|
Rapat
panitia dan PCO
|
Rp 50.000.000,00
|
|
|
7
|
Promosi
dan publikasi
|
Rp 85.000.000,00
|
|
|
8
|
Tiket
penerbangan
|
Rp 1.950.000.000,00
|
|
|
9
|
Transportasi
Antar Jmput
|
Rp 350.000.000,00
|
|
|
10
|
Tour
|
Rp 350.000.000,00
|
|
|
11
|
-Opening
Ceremony
-
Pertunjukan
|
Rp 70.000.000,00
|
|
|
12
|
Foto
Copy , ATK
|
Rp 43.000.000,00
|
|
|
13
|
Souvenir
|
Rp 56.000.000,00
|
|
|
14
|
Seragam
|
Rp 80.000.000,00
|
|
|
15
|
Keamanan
|
Rp 34.000.000,00
|
|
|
16
|
Dekorasi
|
Rp 10.000.000,00
|
|
|
16
|
Biaya
tak terduga
|
Rp 747.000.450,00
|
|
|
TOTAL BIAYA
|
Rp 6.145.000.450,00
|
|
|
TOTAL BIAYA Rp 6.145.000.450,00
Total Biaya Keluar Rp 7.348.000.750,00
No. Subjek Uraian Jumlah
1.
PendaftaranPeserta 750 x 3.000.000 Rp. 2.250.000.000,-
2.
Pendaftaran Spouse 250 x 4.000.000 Rp. 1.000.000.000,-
3.
Sponsor
- Roya Ambarrukmo Hotel Rp.
350.000.000,-
- Bakpia Pathok 25 Rp. 50.000.000,-
- Bank BPD DIY Rp. 950.000.000,-
- Garuda Indonesia Rp. 525.000.000,-
- Jogja TV Rp. 50.000.000,-
- Aqua Rp. 40.000.000,-
- Dinas Pariwisata Jogjakarta Rp. 800.000.000,-
- XL Rp. 75.000.000,-
- HP Rp. 15.000.000,-
- CocaCola Rp.
95.000.000,-
4.
Komisi Rp. 500.000.000,-
5.
Donatur Rp.1.000.000.000,-
Total Pendapatan Rp. 7.700.000.000,-
Keuntungan Rp 352.000.750,-
Sponsorship










Tidak ada komentar:
Posting Komentar